Puasa intermiten (intermittent fasting) berarti makan dalam jendela waktu tertentu setiap hari dan berpuasa di sisa waktunya. Aplikasi puasa intermiten menghitung waktunya untukmu, tetapi jam hanyalah separuh cerita, karena apa yang kamu makan di dalam jendela makan tetap berpengaruh. Calorix menempatkan timer puasa tepat di samping catatan makananmu, jadi satu aplikasi puasa menunjukkan kapan sekaligus apa yang kamu makan.
Jadwal puasa yang bisa kamu lacak
| Jadwal | Puasa | Jendela makan | Contoh sehari |
|---|---|---|---|
| 12:12 | 12 jam | 12 jam | Makan pukul 08.00 sampai 20.00 |
| 14:10 | 14 jam | 10 jam | Makan pukul 09.00 sampai 19.00 |
| 16:8 | 16 jam | 8 jam | Makan pukul 12.00 sampai 20.00 |
| 18:6 | 18 jam | 6 jam | Makan pukul 12.00 sampai 18.00 |
| 20:4 | 20 jam | 4 jam | Makan pukul 14.00 sampai 18.00 |
| OMAD | Sekitar 23 jam | Sekali makan | Sekali makan sekitar pukul 18.00 |
| Kustom | Kamu yang pilih | Kamu yang pilih | Atur jammu sendiri |
12:12 adalah titik awal yang paling ringan, karena sebagian besar puasanya berlangsung saat kamu tidur. Kalau kamu mencari aplikasi puasa 16:8, panduan 16:8 kami membahas jadwal itu secara detail, dan kalkulator puasa intermiten gratis kami memetakan jadwal apa pun ke dalam harimu.
Cara kerja timer puasa
- Pilih jadwal dari daftar, atau atur jadwal kustom.
- Mulai puasamu dengan sekali ketuk, atau minta Siri, jalankan Pintasan, atau tekan tombol Tindakan.
- Pantau tanpa membuka aplikasi. Aktivitas Langsung menampilkan puasamu di Layar Terkunci, dan widget puasa ada di Layar Utama. Timer bergerak melewati fase-fase seiring berjalannya puasa.
- Dapatkan pengingat saat waktunya mulai dan saat jendela makanmu terbuka.
- Hentikan timer saat kamu makan. Setiap puasa tersimpan di riwayatmu, jadi kamu bisa melihat kembali minggumu.
Selama kamu puasa, Toasty tertidur. Toasty tidak lapar atau kesal, hanya tidur siang, dan bangun saat kamu mencatat makanan pertamamu. Mengakhiri puasa lebih awal juga tidak apa-apa: hentikan timer, catat yang kamu makan, dan Toasty senang bertemu denganmu. Kalau kamu suka punya target, tantangan puasa opsional memberi koin untuk kostum Toasty.
Puasa dan catatan makanan dalam satu aplikasi
- Manfaatkan jendela makanmu. Catat makanan seperti biasa, lewat foto, kode batang, label, suara, atau teks. Jendela yang lebih singkat menyisakan lebih sedikit jam untuk makan, jadi ada baiknya membagi proteinmu ke setiap waktu makan dengan pelacak protein.
- Minum saat puasa intermiten. Air putih, air berkarbonasi, kopi hitam, dan teh tanpa gula umumnya aman selama puasa, sedangkan apa pun yang mengandung kalori membatalkannya (Cleveland Clinic). Catat air dengan sekali ketuk dari dasbor atau widget air.
- Lihat semuanya sekaligus. Riwayat puasamu berdampingan dengan catatan makanan, rekap mingguan, dan tren beratmu.
Tips untuk minggu-minggu pertamamu
- Mulai dari yang ringan. Kalau 12:12 terasa mudah setelah satu atau dua minggu, naik ke 14:10 sebelum mencoba 16:8. Tidak ada hadiah untuk puasa terlama.
- Sesuaikan jendela dengan hidupmu. Kalau kamu biasa makan malam bersama keluarga atau teman, akhiri jendela makanmu setelahnya dan biarkan puasa berjalan semalaman.
- Biarkan pengingat yang memantau jam supaya kamu tidak perlu, dan lirik Aktivitas Langsung saat kamu penasaran.
- Makan cukup di jendela makanmu. Kalau kamu benar-benar lapar, seorang ahli gizi Cleveland Clinic menyarankan menambah protein dan serat dalam harimu. Pelacak makro menampilkan keduanya dalam sekilas.
- Wajar ada hari yang kurang lancar. Perjalanan, perayaan, dan hari sakit pasti terjadi. Hentikan puasa, catat makananmu, dan lanjutkan lagi besok.
Apa kata penelitian
Puasa adalah cara mengatur pola makan, bukan jalan pintas. Sebuah tinjauan tahun 2025 di The BMJ menggabungkan 99 uji acak terkontrol yang melibatkan 6.582 orang dewasa. Semua pendekatan puasa, juga pembatasan kalori biasa, menurunkan berat badan dibandingkan dengan pola makan tanpa batasan, dan para penulis menemukan sejumlah indikasi bahwa puasa intermiten memberi manfaat serupa dengan pembatasan kalori yang berkelanjutan. Puasa selang-seling (alternate-day fasting) menunjukkan sedikit manfaat tambahan dalam uji yang lebih singkat, dan para penulis menyerukan studi yang lebih panjang.
Kesimpulan praktisnya: pilih pendekatan yang bisa kamu jalani. Kalau itu 16:8, Calorix yang menghitung waktunya. Kalau kamu memilih tidak berpuasa sama sekali, penghitung kalori untuk diet bisa dipakai tanpa puasa.
Siapa yang sebaiknya tidak berpuasa atau berkonsultasi dengan dokter dulu
Puasa tidak cocok untuk semua orang. Berdasarkan panduan dari Cleveland Clinic dan artikel Cleveland Clinic sebelumnya, lewati puasa, atau coba hanya dengan pendampingan doktermu, jika kamu:
- sedang hamil atau menyusui
- berusia di bawah 18 tahun
- punya riwayat gangguan makan, karena pembatasan bisa membuat sebagian orang lebih rentan mengalami makan berlebihan (binge eating)
- punya diabetes tipe 1, gula darah rendah (hipoglikemia), atau kondisi kronis lain
- mengalami malnutrisi
Jika kamu punya diabetes dan minum obat, puasa perlu diawasi tim medismu dan disertai pemantauan gula darah yang cermat (Grajower dan Horne, 2019). Jika kamu mengonsumsi obat GLP-1, tanyakan dulu ke dokter yang meresepkannya sebelum mulai.
Puasa juga bisa disertai rasa mudah tersinggung, energi rendah, dan rasa lapar yang terus-menerus. Jika puasa membuatmu merasa tidak enak badan, hentikan dan bicarakan dengan tenaga kesehatan profesional. Calorix menyediakan informasi kebugaran umum dan bukan alat medis.
Diperbarui 9 Oktober 2026